1 Syawal 1436 H
![]() |
| Source:Google |
Embun
menyantun lembut di pagi itu. Terdengar kumandang takbir dari segala penjuru.
Orang-orang berlalu lalang, berlomba-lomba memakai pakaian sebagus-bagusnya,
sebaru-barunya, seindah-indahnya. Mereka berbondong-bondong menuju sumber suara
takbir.
Puluhan orang,
melangkah yakin dengan jalan yang ditapaki. Pagi itu, seakan seluruh alam
bergemuruh ria. Bahagia. Bahagia dengan hari kemenangan dari sebulan
perjuangan. Bahagia karena hari yang hanya datang sekali . Bahagia dengan
perjumpaan tak berkesudahan.
Selepas pulang dari surau, tak lupa insan
demi insan bersalam-salaman. Meminta maaf atas kesalahan sebelas bulan yang
lalu. Bersapa ramah, senda tawa mengiringi sunggingan canda. Inilah saat dimana
semua dosa dilupakan, semua dendam ditelan rapat. Masing-masing insan punya
cerita, masing-masing insan punya rasa bersalah. Bak melebur indah dalam satu
tarikan nafas. Berkata tulus sembari mengucap Alhamdulilllah, Hari Berkah masih
sudi datang bersua.

Komentar
Posting Komentar